WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Warga Kabupaten Tanah Laut atau Tala, Kalimantan Selatan (Kalsel), meminta percepatan pembangunan jembatan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari.
“Harapan itu ketika kami kunjungan ke Tala dalam rangka monitoring pascabanjir” ujar Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel yang juga bermitra kerja dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah provinsi setempat, H Suripno Sumas SH MH, Sabtu malam.
“Harapan tersebut sesuai janji Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, bahwa pembangunan Jembatan Pebahanan selesai April mendatang atau sebelum lebaran sudah terealisasi,” kutipnya menjawab Antara Kalsel.
Janji Menteri PUPR itu ketika meninjau infrastruktur di Kalsel yang terdampak banjir beberapa waktu lalu, di antaranya Jembatan Matraman (sekitar 65 kilometer utara Banjarmasin), Kabupaten Banjar dan Jembatan Pebahanan Pelaihari.
Selain itu, meminta perhatian atau perbaikan pemerintah provinsi (Pemprov) Kalsel terhadap jalan antara Pelaihari – Penyipatan yang putus juga karena terjangan banjir,
Jalan antara Pelaihari – Penyipatan tersebut kini pemerintah membuatkan jalan darurat, namun tidak bisa dilewati kendaraan bermotor roda enam, ungkap anggota DPRD Kalsel dua periode itu mengutip keterangan masyarakat setempat.







