Sebelumnya, diberitakan Senin (11/1) lalu, beberapa kecamatan di wilayah Kabupaten HSS terdampak musibah bencana alam banjir, akibat curah hujan tinggi sehingga air Sungai Amandit meluap.
Namun, kurang lebih selama 6-7 jam debit air sungai sudah mengalami penurunan dan banjir berangsur surut, mengantisipasi bencana yang tidak terduga, BPBD HSS menempatkan relawan di tiap kecamatan guna memberikan informasi sedini mungkin, jika sewaktu-waktu sungai kembali meluap dan bencana lainnya datang.
“Untuk hujan di atas 3 atau 4 jam, kami mengambil patokan di Bendungan Batu Laki Tambak Ppi ada garis ukuran kedalam air, jika di atas batas air Kandangan sampai ke pemukiman,” katanya. (ant)
Editor: Erna Wati













