Atas penilaian terhadap 7 indikator tersebut di sepanjang tahun 2019, Banjarmasin kembali berhasil memenuhi semua kriteria tersebut dan tetap mempertahankan predikat Kota Peduli Hak Asasi Manusia sejak tahun 2016.
“Ini adalah penghargaan ke 4 berturut-turut yang diterima Kota Banjarmasin,” terangnya.
Eko menambahkan, Walikota Banjarmasin juga mengedepankan visi yang sejalan dengan SDGs (Sustainable Development Goals/Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) berupa “No One Left Behind” yang dimaknai tidak ada satupun masyarakat yang tertinggal dalam menikmati pembangunan kota.
“Semua masyarakat harus mendapatkan hak dan fasilitas yang sama dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat,” pungkasnya. (edj)







