WARTABANJAR.COM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengamuk pada pengecut negara barat yang tidak membantunya.
Ia melontarkan negaranya ‘dibiarkan sendiri’ untuk menghadapi pasukan Rusia. Bahkan para pejabat memperingatkannya ibukota Kiev akan direbut akhir pekan ini.
Dalam pidato video kepada rakyatnya, presiden menyebut korban gugur sebagai ‘pahlawan’ setelah 137 orang tewas pada hari pertama pertempuran.
Dia bersikeras bahwa dia akan bertahan sampai akhir yang pahit seperti dilansir wartabanjar.com dari The Sun, Jumat 25 Februari 2022.
“Mereka membunuh orang dan mengubah kota-kota damai menjadi sasaran militer. Itu busuk dan tidak akan pernah dimaafkan.”
“Kami dibiarkan sendirian untuk mempertahankan negara kami. Siapa yang siap bertarung bersama kita? Saya tidak melihat siapa pun.”







