FYP TikTok, Lirik Lagu ‘Siti Mawarni” Karya Musisi Sumatera Utara Viral Doakan Beking Sabu Cepat Diazab

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Belakangan ini jagat maya Indonesia dihebohkan oleh viralnya lagu “Siti Mawarni” yang berisi keresahan warga tentang maraknya peredaran narkoba jenis sabu dan bandarnya yang kebal hukum di Sumatera Utara.

Lagu tersebut karya musisi Sumatera Utara, Amin Wahyudi Harahap yang viral di TikTok.

Tak hanya di provinsi asalnya, lagu itu kemudian merembet ke daerah tetangganya, yaitu Jambi dan kini ke seluruh Indonesia melalui media sosial.

Seperti diunggah @zona informasi Jambi di akun TikTok-nya, menampilkan lirik lagu “Siti Mawarni.

Dikutip Jumat (24/4/2026), dalam unggahan itu bertuliskan, “Siti Mawarni Hebohkan Labuhan Batu, Jambi ikut tersentil realita narkoba makin mengkhawatirkan.”

Dalam unggahan itu juga menampilkan Kapolda Jambi, Irjen Pol Krisno H Siregar dengan latar pendukung sepak bola di sebuah stadion.

Lagu dengan irama enerjik ini bukan sekadar hiburan, melainkan menyuarakan kegelisahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba yang kian sulit dikendalikan.

Terlebih lagi, bandarnya kebal hukum bahkan bisa kaya dari bisnis haram itu, makin membuat resah.

Karya ini diaransemen oleh Amin Wahyudi Harahap, warga Labuhanbatu, Sumatera Utara yang menuangkan keresahannya ke dalam lirik penuh pesan sosial tersebut.

Berbeda dari lagu populer pada umumnya yang mengangkat tema cinta, “Siti Mawarni” justru hadir dengan kritik tajam terhadap peredaran narkotika, khususnya sabu.

Liriknya terbilang berani dan lugas.

Salah satu bagian yang mencuri perhatian berbunyi, “Sabu banyak di Sumut ya Allah, bandar sabu kaya semua, kalau yang backing sabu ya Allah cepat cabut nyawanya.”

Ungkapan tersebut dianggap mencerminkan keputusasaan sekaligus kemarahan masyarakat terhadap kondisi yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

Tak hanya itu, lagu ini juga menyiratkan sindiran keras terhadap pihak-pihak yang diduga melindungi praktik ilegal tersebut, termasuk juga mengenai adanya backing yang membuat peredaran narkoba sulit diberantas.

Respons warganet pun sangat besar.

Banyak yang menilai lagu ini sebagai representasi suara hati masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir akan masa depan generasi muda.

Sejumlah komentar bahkan menyebut lagu ini sebagai “jeritan rakyat kecil” yang selama ini merasa tak didengar.

Fenomena viralnya “Siti Mawarni” menunjukkan keresahan publik terhadap narkoba telah mencapai kondisi serius.