WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pep Guardiola dikabarkan berada di bawah tekanan besar setelah Manchester City menelan serangkaian hasil kurang konsisten di Premier League 2025/2026, yang memicu spekulasi tentang masa depan kepelatihannya di Etihad Stadium. Menurut mantan presenter Sky Sports Richard Keys, Guardiola bisa mengakhiri era panjangnya di City “secepat pekan ini” akibat tekanan atas performa tim.
Laporan itu menyebut kecemasan meningkat setelah Man City kalah dari Manchester United dan penurunan performa di liga, walau Guardiola pernah memperpanjang kontrak hingga 2027 yang menunjukkan komitmen jangka panjangnya.
Dalam spekulasi yang berkembang, nama Enzo Maresca, mantan pelatih Chelsea, muncul sebagai kandidat pengganti yang siap mengambil alih jika Guardiola benar-benar mundur, meskipun Maresca sempat membantah keterlibatan langsung tersebut.
Manajemen Manchester City sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai masa depan Guardiola, dan pelatih asal Spanyol itu sebelumnya menyatakan komitmennya pada kontrak saat ini meskipun rumor terus muncul di tengah tekanan media.
Situasi ini terjadi di tengah persaingan ketat City di papan atas Premier League musim ini, menjelang pertandingan penting melawan Wolves yang bisa menjadi ujian bagi stabilitas manajerial klub. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)







