WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Federasi Sepakbola Rusia (Russia Football Union /RFU) dikabarkan merencanakan turnamen Piala Dunia tandingan yang diperuntukkan bagi negara-negara yang gagal lolos ke FIFA World Cup 2026 di Amerika Utara. Rencana tersebut muncul setelah Rusia terkena sanksi dari FIFA dan UEFA sejak Februari 2022, yang membuat mereka mencari alternatif kompetisi internasional.
Menurut konsepsi yang beredar, turnamen tersebut akan diikuti 8-12 tim nasional, dan digelar di stadion-stadion yang pernah digunakan Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2018. Beberapa negara yang disebut sebagai calon kontestan meliputi Serbia, Yunani, Chile, Peru, Venezuela, Nigeria, Kamerun, dan China.
Ide ini bukan sekadar alternatif kompetisi, tetapi juga bagian dari strategi Rusia untuk mempertahankan visibilitas global dan menekan agar sanksi terhadap mereka dicabut. RFU berharap turnamen ini menjadi platform untuk memperkuat posisi mereka di sepakbola internasional.
Namun konsepsi turnamen tersebut belum mendapatkan pengakuan resmi dari FIFA, sehingga status legitimasi dan keberlanjutan kompetisi ini masih diragukan banyak pihak. Analisis mengingatkan bahwa turnamen yang beroperasi di luar kerangka FIFA bisa memicu konflik regulasi dan manfaat kompetitif terbatas.







