10.030 Siswa Tingkat SMA/SMK Dapat Bantuan BSKM dari Disdikbud Kalsel

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Sebanyak 10.030 pelajar jenjang SMA/SMK negeri maupun swasta se-Kalsel mendapatkan bantuan Bantuan Siswa Kurang Mampu (BSKM) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel.

Tujuan program bantuan tersebut adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka putus sekolah di Banua.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra, mengatakan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama sesuai misi Gubernur Kalimantan Selatan. Bahkan dalam 10 janji kampanye, pendidikan ditempatkan sebagai janji pertama.

Baca Juga 17 Gelar Guru Besar ULM Dicabut, Salah SatuDosen Sebut Belum Terima SK

“Angka putus sekolah di Kalsel masih cukup tinggi di berbagai jenjang. Salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi, karena sebagian anak harus membantu orang tuanya bekerja. Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel hadir memberikan bantuan langsung agar mereka bisa tetap bersekolah,” kata Galuh Tantri, Banjarmasin, Rabu (1/10/2025).

Program BSKM ini menyasar kebutuhan dasar siswa, seperti seragam dan peralatan sekolah. Galuh menjelaskan, biaya sekolah yang kerap menjadi hambatan, termasuk soal seragam, diharapkan bisa teratasi dengan adanya bantuan ini.

“Bantuan ini diberikan kepada 10.030 siswa dari 306 sekolah, baik SMA maupun SMK negeri dan swasta. Harapan kami, program ini dapat mengurangi beban orang tua serta mendorong anak-anak untuk tetap melanjutkan pendidikan,” terangnya.