WARTABANJAR.COM – Dalam pernyataan mengejutkan dan jarang dilontarkan secara terbuka, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengungkap potensi ancaman serius dari rudal hipersonik milik China. Ia menyebut bahwa dalam skenario perang, 15 rudal hipersonik China dapat menghancurkan seluruh armada kapal induk AS hanya dalam 20 menit pertama konflik.
“Sejauh ini, seluruh platform proyeksi kekuatan kami adalah kapal induk, dan kemampuan kami untuk memproyeksikan kekuatan secara global bertumpu pada itu,” ungkap Hegseth dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa hasil simulasi perang yang dilakukan Pentagon menunjukkan AS selalu kalah dari China dalam setiap skenario konflik besar.
“China sedang membangun kekuatan militer yang dirancang khusus untuk menghancurkan Amerika Serikat,” tegas Hegseth.
BACA JUGA:UPDATE Kasus Dana BOS di Banjar Diduga Bermasalah, Disdik: Sisa Saldo Sudah Dikembalikan
Birokrasi AS Dinilai Jadi Biang Kelemahan
Hegseth juga menyoroti lambannya sistem birokrasi dan pengadaan senjata di dalam negeri sebagai faktor utama mengapa AS tertinggal dari China dalam hal kesiapan militer. Di sisi lain, struktur politik China yang tersentralisasi membuat pengambilan keputusan strategis bisa dilakukan lebih cepat dan tanpa hambatan.
Netizen Dunia Heboh
Pernyataan kontroversial ini langsung menyulut reaksi dari netizen global. Beragam komentar muncul, mulai dari yang skeptis, mendukung China, hingga menuduh pernyataan ini sebagai propaganda untuk menambah anggaran militer:






