WARTABANJAR.COM – Kondisi jemaah haji yang sudah tiba di tanah air banyak yang mengalami gejala sakit.
Kepala Bidang Kesehatan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Makkah dr. M. Imran mengimbau untuk segera periksa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.
“Kalau ada gejala sakit, misalkan demam, batuk, sesak nafas, kami anjurkan agar segera berobat ke rumah sakit maupun puskesmas,” kata Imran.
Baca Juga
Bank Kalsel Gelar Undian Berhadiah Rp 1 Miliar untuk ASN Banua
Gejala sakit tersebut bisa timbul karena kondisi yang kurang fit usai perjalanan ibadah haji.
Apabila gejala tersebut dirasakan kurang dari 14 hari sejak tiba dari tanah suci, lanjutnya, segera periksakan.
“Jangan lupa ceritakan riwayat perjalanan haji Anda, agar mendapatkan pelayanan dan penanganan yang tepat,” imbaunya.
Imran mengimbau jemaah untuk selalu menjaga kesehatan menjelang pemulangan ke tanah air. “Keluarga Bapak/Ibu sudah menunggu di tanah air.Tentunya mereka berharap dalam keadaan yang sehat,” katanya.
Cuaca di Tanah Suci Kian Ekstrem
Sementara itu, tanah suci Makkah dan Madinah kini sedang memasuki masa puncak musim panas. Sebagian jemaah haji masih melanjutkan perjalanan ibadahnya di tanah suci, baik Makkah maupun Madinah. Jemaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan di tengah cuaca yang mencapai 47 derajat celcius.
“Kami ingatkan bahwa Arab Saudi saat ini telah memasuki puncak panas, bulan Juni-Juli. Di mana pada hari ini saja, suhu di Makkah mencapai 45 derajat celsius. Sementara di Madinah sudah mencapai 47 derajat celcius. Ini akan terasa lebih panas karena keringnya udara dan kelembapannya rendah,” paparnya.







