Polisi Ajak Buruh dan Tukang Ojek Cegah Aksi Tawuran

WARTABANJAR.COM, JAKARTA –  Maraknya aksi tawuran di Jakarta memaksa aparat kepolisian berkolaborasi dengan masyarakat untuk mencegah tindakan kejahatan tersebut. Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok mengajak para buruh dan pengemudi ojek di Pos VIII di daerah itu untuk berperan aktif mengamankan wilayah tersebut.

Memang Pos VIiI merupakan objek vital yang harus diamankan dari aksi-aksi tawuran. Jika ada remaja yang terindikasi akan melakukan penyerangan, para buruh dan tukang ojek dapat membubarkannya.

“Kami meminta agar mereka dapat membubarkan remaja yang berkumpul-kumpul pada malam hari atau setelah sahur,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Ferikson di Jakarta, Sabtu (16/03/2024).

Ia mengatakan perlu dibangun kesadaran bahwa para remaja dan pemuda tersebut seperti anak-anak sendiri sehingga perlu dijaga bersama-sama.

Pihaknya juga meminta buruh dan pengemudi ojek motor akan pentingnya saling menjaga ketertiban dan keamanan wilayah secara bersama-sama.

Baca juga: Gimana Jadinya Jika Jkt48 Kolaborasi Dengan Nasida Ria?

Selain itu, mereka diajak untuk melaporkan segera kepada kepolisian jika menemui situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).