WARTABANJAR.COM, BANJARBARU- Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Lambung Mangkurat di Kalimantan Selatan diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp280 Miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan, M. Yasin Toyib, mengatakan pembiayaan pembangunan dilakukan melalui skema kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Hal tersebut disampaikannya usai groundbreaking pembangunan Kodam Lambung Mangkurat di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (6/5/2026).

“Dari Rp280 miliar itu dibagi dua, Rp140 miliar dari Kemenhan dan sisanya dari pemerintah daerah,” jelasnya kepada awak media.

Ia kemudian menjabarkan, sekitar Rp90 Miliar akan ditanggung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, sementara pemerintah kabupaten/kota masing-masing berkontribusi sekitar Rp5 Miliar.

BACA JUGA: Groundbreaking Kodam Lambung Mangkurat Dimulai, Ditargetkan Rampung 2027

BACA JUGA: Nama Lambung Mangkurat Kembali Dipakai untuk Kodam di Kalimantan Selatan

Yasin menyampaikan bangunan Kodam Lambung Mangkurat nantinya dirancang setinggi lima lantai di atas lahan seluas 10 hektar.

Selain gedung utama, kawasan tersebut juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang termasuk lapangan.

“Lengkap sesuai masterplan,” ungkapnya.

Desain bangunan gedung Kodam Lambung Mangkurat yang akan dibangun di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com/ist)

Ia menambahkan konsep bangunan akan memadukan desain modern dengan unsur kearifan lokal Kalimantan Selatan.

“Yang pasti ada unsur daerahnya. Modern dan kearifan lokal,” tutupnya. (wartabanjar.com/IKhsan)

Editor: Yayu