Hore! ASN, TNI, Polri Bisa Lebih Lama di Kampung Halaman, Pemerintah Bakal Berlakukan WFH

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Dengan pertimbangan agar tidak terjadi kemacetan lantaran arus balik mudik lebaran secara bersamaan, Pemerintah melakukan berbagai upaya.

    Sebelumnya Pemerintah mengimbau pemudik khusus ASN, TNI dan Polri, yang akan kembali bekerja agar memilih waktu tidak bertepatan saat puncak arus balik.

    Kini Pemerintah kembali mengambil langkah dengan meminta ASN, TNI, Polri dan pegawai BUMN menunda kepulangan.

    Hal itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

    Dalam hal ini, ASN maupun TNI-Polri dipersilakan untuk memperpanjang cuti Lebaran Idul Fitri 2023, melakukan pekerjaan dari kampung halaman, atau meminta izin dari atasan.

    “Dalam imbauannya (soal penundaan jadwal balik), Presiden menyebutkan: bahwa yang teknisnya dapat diatur oleh instansi/perusahaan masing-masing, seperti bentuk cuti tambahan atau bentuk cuti lainnya,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada wartawan, Selasa (25/4/2023).

    “Jadi (ASN) bisa perpanjang cuti, WFH (work from home) dari kampung halaman, atau bisa izin atasan, dan sebagainya,” sambungnya.

    Kendati begitu, dia menekankan perpanjangan cuti maupun WFH harus tetap berkoordinasi dengan instansi maupun kantor terkait.

    Bey menyebut prosedur perpanjangan cuti Lebaran harus dilakukan sesuai aturan.

    “Semua tetap harus berkoordinasi dengan atasa atau bagian SDM di kantornya. Prosedur izin, cuti, WFH, maupun WFA (work from anywhere) tetap harus dijalankan,” jelasnya.

    Bey mengatakan ASN sudah terbiasa bekerja secara online dan WFH. Namun, kata dia, pekerja yang sudah berada di Jakarta tak perlu memperpanjang cuti Lebaran.

    Baca Juga :   Nasdem Belum Masuk Kabinet Merah Putih Pimpinan Presiden Prabowo, Surya Paloh Singgung "Budaya Malu"

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI