WARTABANJAR.COM, BELU – Satreskrim Polres Belu, Nusa Tenggara Timur, terus berupaya mengungkap potongan jari manusia yang ditemukan dalam sayur lodeh di warung makan Al-Barkah di Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur.
Penyidik memeriksa dua orang lagi sebagai saksi. Tambahan dua orang saksi tersebut berasal dari pekerja di warung makan, dan tempat pembuatan tahu.
“Kami sudah menerima sampel jari. Sekarang sedang diperiksa,” ujar Kepala Biro Kedokteran Kepolisian (Karodokpol) Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan, Selasa (20/12/22), dilansir laman resmi Polri.
Ia mengatakan, pihaknya berupaya mempercepat penyelesaian kasus ini. Sebab sudah masuk prioritas.
Baca juga: Polri Fokus Empat Sasaran Pengamanan Nataru 2022/2023
“Secepatnya kita selesaikan, karena menjadi prioritas. Karena ada pemeriksaan lab termasuk DNA, mungkin semingguan ini,” jelasnya.







