WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Ratusan warga Desa Wayau, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, mengikuti pemeriksaan Tuberkulosis (TBC) yang digabung dengan melalui kegiatan tracing yang terintegrasi dengan program cek kesehatan gratis.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabalong bersama Puskesmas Hikun tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Wayau. 

Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi kasus TBC sejak dini sekaligus mencegah penularan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Baca juga: Satu Lagi Heli Karhutla Kalimantan Jatuh, Warga Sungai Barito Kalsel Berusaha Selamatkan Kru

Video: Helikopter Water Bombing Jatuh di Sungai Barito, 3 Kru Selamat

Pemeriksaan diawali dengan layanan cek kesehatan gratis, meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga pemeriksaan gula darah.

Selanjutnya, warga menjalani konsultasi dengan dokter untuk mengidentifikasi keluhan maupun gejala yang mengarah pada penyakit TBC.

Bagi warga yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, petugas juga menyediakan layanan rontgen dada atau chest X-ray langsung di lokasi kegiatan.

Administrator Kesehatan Ahli Muda Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Tabalong, Pauzi Ansari, menjelaskan tracing menyasar masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Namun, prioritas pemeriksaan diberikan kepada warga yang tinggal serumah maupun memiliki kontak erat dengan penderita TBC.

Pauzi mengimbau warga yang terindikasi terduga TBC agar kooperatif menjalani pemeriksaan, termasuk menyerahkan sampel untuk diperiksa petugas kesehatan.

“Jadi bagi warga yang terduga TBC diharapkan kooperatif dapat mengumpulkan sampelnya untuk dapat kami periksa. Bagi yang hasilnya positif ikuti arahan petugas kesehatan, rutin pengobatan,” kata Pauzi, Sabtu (7/11/2026).

Sementara itu, warga yang hasil pemeriksaannya negatif tetapi memiliki risiko penularan karena tinggal di lingkungan dengan penderita TBC disarankan mengikuti terapi pencegahan TBC sesuai arahan petugas kesehatan.

Menurut Pauzi, penemuan kasus sedini mungkin sangat penting agar penderita bisa segera mendapatkan penanganan dan risiko penularan dapat ditekan.

Melalui program tracing yang terintegrasi dengan cek kesehatan gratis ini, Dinkes Tabalong menargetkan pemeriksaan di 43 lokasi di Kabupaten Tabalong sepanjang 2026.