WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tabalong bersama Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), bakal menggelar Festival Olahraga Masyarakat pada 12-14 November 2026.

Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tabalong, sekaligus menjadi ajang promosi olahraga rekreasi dan tradisional kepada masyarakat.

Ketua KORMI Tabalong, M Dzaky Makarim, mengatakan festival tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan dan silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan atlet.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi KORMI untuk menjaring bibit atlet potensial, yang nantinya dipersiapkan menghadapi Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Forprov) 2027 di Kabupaten Tapin.

"Selain untuk menjalin silaturahmi antar-Induk Organisasi Olahraga (Inorga), penggiat, dan masyarakat, ajang ini sekaligus menjadi wadah untuk menjaring atlet demi menghadapi Forprov tahun 2027 di Tapin," ungkap Dzaky, Sabtu (07/11/2026).

Ia menambahkan, festival tersebut terbuka bagi berbagai kalangan. Karena itu, seluruh masyarakat Tabalong diajak ikut berpartisipasi dan memeriahkan berbagai perlombaan yang diselenggarakan.

Sekretaris KORMI Tabalong, Nurjani, menjelaskan terdapat 14 cabang lomba yang akan dipertandingkan. Perlombaan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni tingkat Kabupaten Tabalong, se-Banua Anam, dan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga: IPM 76,94 hingga Kemiskinan 4,67 Persen, Begini Capaian Tujuh Program Prioritas Tabalong Smart

Baca Juga: Badan Intelijen Negara Selidiki Empat Calon Direktur PTAM Tabalong Bersinar

Untuk tingkat Kabupaten Tabalong, cabang yang dipertandingkan meliputi Balogo dan Street Soccer di lapangan basket stadion.

Kemudian Sepeda Lambat di halaman depan stadion, serta Gebuk Bantal, Bakiak, Engrang, dan Lari Balok di lapangan voli stadion.

Selain itu, ada lomba Ketapel di halaman samping Sekretariat KORMI, serta Senam Lansia dan Aerobik Pemula di GOR Bulutangkis Pembataan.

Adapun perlombaan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan meliputi Panahan Tradisional di lapangan sepak bola Pembataan, Gateball di halaman Pendopo, B-Boy di halaman depan stadion, serta Layang-layang di area RSUD Kelua.

"Khusus untuk tingkat se-Banua Anam, ada lomba Bagasing di lapangan voli Pembataan," tambah Nurjani.