WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tabalong. Tugu Obor yang berada di simpang Bundaran Mabuun (BM), Kecamatan Murung Pudak, bakal kembali menyala seperti dahulu.

Obor yang menjadi salah satu ikon kebanggaan Bumi Sarabakawa tersebut, tidak akan menggunakan lampu listrik, melainkan kembali memanfaatkan api yang bersumber dari gas alam.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Tabalong, HM Noor Rifani, saat ekspos persiapan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tabalong di Rumah Dinas Bupati, Kompleks Pendopo Bersinar, Kelurahan Pembataan, Kecamatan Murung Pudak, Sabtu (07/11/2026) sore.

Bupati yang akrab disapa H Fani itu mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak hulu migas Pertamina, terkait rencana menghidupkan kembali api Tugu Obor Mabuun.

Diungkapkannya, pihak perusahaan telah menyatakan kesediaannya untuk mendukung rencana tersebut.

"Insya Allah akan kembali menyala seperti dulu. Memang tidak lagi 24 jam, tetapi sekitar dua sampai tiga jam pada malam hari untuk menghemat energi," ungkapnya.

Dengan demikian, masyarakat Tabalong nantinya kembali bisa menyaksikan kobaran api di puncak Tugu Obor, yang selama ini menjadi salah satu penanda khas kawasan Mabuun.

Baca Juga: KORMI Gelar Festival Olahraga Masyarakat Meriahkan Hari Jadi Ke-61 Tabalong

Baca Juga: IPM 76,94 hingga Kemiskinan 4,67 Persen, Begini Capaian Tujuh Program Prioritas Tabalong Smart

Tugu Obor Mabuun bukan sekadar bangunan penghias kota. Keberadaannya memiliki nilai kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, sekaligus menjadi salah satu ikon Kabupaten Tabalong.

Bahkan, ikon yang melambangkan Kabupaten Tabalong tersebut telah dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga mancanegara.

Rencana menyalakan kembali api Tugu Obor ini pun diharapkan dapat menghidupkan kembali identitas, dan kebanggaan masyarakat terhadap salah satu simbol Bumi Sarabakawa. (wartabanjar.com)