Krisis Air Belum Usai, Pemkab Banjar Pasok Air Bersih ke Kompleks Kebun Serai Permai Bincau
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar terus menyalurkan distribusi bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kemarau.
Hingga awal November ini, akumulasi penyaluran air bersih telah menembus angka fantastis, yakni lebih dari 4 juta liter yang tersebar di 90 titik kawasan krisis air.
Terbaru, tim gabungan menerjunkan armada tangki ke kawasan Kompleks Kebun Serai Permai, Desa Bincau, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Jumat (6/11/2026) siang.
Aksi tanggap darurat tersebut melibatkan personel Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Banjar.
Petugas bahu-membahu mengisi tiga tandon penampungan umum serta membagikan pasokan air langsung ke wadah-wadah milik warga setempat.
Personel penanganan di lapangan, Wahyu Triansyah mengatakanmeskipun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mulai mengguyur kawasan Martapura dan sekitarnya, resapan air tanah di pemukiman warga belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga ABK Kapal Putra Bugis yang Tenggelam di Laut Jawa Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia
Baca Juga Siap-siap, November Ini Dibuka Rekrutmen CPNS 2026 untuk Kawal Program Pemerintah
”Karena itu, pendistribusian tetap kami lakukan agar masyarakat bisa mendapatkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menegaskan, jajaran Pemkab Banjar akan tetap bersiaga menyalurkan pasokan air bersih hingga krisis air akibat dampak kemarau panjang benar-benar teratasi sepenuhnya.
”Harapan kami bantuan ini bisa sedikit meringankan beban warga, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga seperti memasak dan minum,” tambahnya.
Kehadiran armada tangki air di Kompleks Kebun Serai Permai pun disambut antusias oleh warga desa. Pasalnya, sumur gali dan sumber air utama milik warga setempat hingga kini masih tergolong minim.
Arief, salah seorang warga Desa Bincau mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan respons cepat dari pemerintah daerah.