WARTABANJAR. COM, BANJAR - Pemerintah Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan terus berupaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat melalui pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa.
‎
‎Kali ini, peningkatan dilakukan pada Jalan Usaha Tani (JUT) RT 05 serta jalan lingkungan Kertak Baru RT 01 dan RT 02. Pekerjaan tersebut dijadwalkan mulai dilaksanakan pada pertengahan November 2026.
‎
‎Pembakal Sungai Rangas Hambuku, Saddam Husein, mengatakan, kegiatan pembangunan meliputi peninggian dan penyiringan jalan guna menunjang aktivitas masyarakat, khususnya para petani.
‎
‎Menurutnya, peningkatan JUT RT 05 diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani dalam menjalankan aktivitas pertanian. Sementara perbaikan jalan lingkungan Kertak Baru juga akan memberikan kemudahan bagi warga dan anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi kawasan tersebut.
‎
‎"Tujuan pembangunan ini untuk mempermudah aktivitas masyarakat, khususnya petani di lingkungan JUT RT 05. Begitu juga warga dan anak-anak sekolah yang menggunakan jalan lingkungan Kertak Baru RT 01 sampai RT 02," ujarnya, Sabtu (7/11/2026). 

Baca Juga Hairudin Ungkap Detik-detik Api Berkobar Membakar Bangunan di Samping Gedung Wisma Antasari Banjarmasin

Baca Juga Rumah Bandar Sabu 1,8 Kg di HST Dipasangi Garis Polisi, 3 Mobil Diamankan

‎Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Setiap program pembangunan diprioritaskan berdasarkan kebutuhan dan usulan warga.
‎
‎"Semua kegiatan di desa ini berdasarkan aspirasi masyarakat. Kami sebagai aparat pemerintah desa memprioritaskan apa yang dianggap masyarakat penting dan baik untuk dibangun," ungkapnya.
‎
‎Saddam menginginkan, peningkatan jalan tersebut dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Selain itu, akses alternatif bagi anak-anak sekolah diharapkan semakin mudah dan aman dilalui.
‎
‎"Lebih aman karena khusus untuk warga di belakang rumah," katanya.
‎
‎Lebih lanjut, ia berharap program peningkatan infrastruktur desa dapat terus berlanjut pada 2027 mendatang.