Hairudin Ungkap Detik-detik Api Berkobar Membakar Bangunan di Samping Gedung Wisma Antasari Banjarmasin
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Kebakaran kembali terjadi di Kota Banjarmasin. Sabtu (07/11/2026) siang, api berkobar menghanguskan bangunan yang ada di samping gedung Wisma Kartika Antasari Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin.
Pantauan Wartabanjar.com di lokasi kejadian, bagunan yang dilalap jago merah semuanya luluh lantak.
Salah seorang saksi mata yang adalah pekerja bangunan Wisma Antasari, Hairudin (38) membeberkan detik-detik api pertama kali berkobar.
Menurut Hairudin, sebelum api membara ia dan beberapa pekerja lainnya sedang menikmati kopi. Sekitar pukul 14.00 Wita, kepulan asap tiba-tiba muncul dari bagian depan bangunan.
Bangunan tersebut, ungkap Hairudin, merupakan bangunan kosong.
Beberapa detik setelah kemunculan asap, api langsung membesar dan membakar bangunan kosong tersebut. Hairudin yang melihat api sudah membesar pun langsung panik dan berteriak "api...api...api..."
Suasana yang sebelumnya begitu santai seketika berubah mencekam lantaran jago merah semakin mengamuk. Material bangunan mulai dari depan hingga belakang ludes dilalap api.
Baca Juga: Kedai Bakaran Az Zahra di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin Terbakar
Baca Juga: ABK Kapal Putra Bugis yang Tenggelam di Laut Jawa Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia
Hairudin dan beberapa orang pedagang warung makanan dan minuman yang ada di sekitar titik api langsung lari berhamburan menjauhi lokasi kebakaran.
"Lagi santai minum kopi. Tiba-tiba lihat ada muncul asap dari bangunan itu. Bangunannya kosong. Asap kalau tidak salah dari bagian depan situ. Tidak lama dari itu langsung api membesar. Langsung kaget teriak api lalu lari," kata Hairudin.
Salah seorang saksi mata lainnya, Sifa (17), juga menerangkan hal yang sama. Namun ia tidak mengetahui persis dari mana sumber api berasal. Saat api sudah membesar dan Sifa panik dan meninggalkan warungnya untuk menyelamatkan diri.
"Kada tahu persis dari mana apinya. Ulun dalam warung soalnya. Pas kaget api sudah besar langsung panik terus lari ke pinggir jalan sana," ujar Sifa.