WARTABANJAR.COM - Sejarah telah dicetak pembalap Moto3 Indonesia, Veda Ega Pratama.

Ia menjadi pembalap pertama Indonesia yang mampu menjadi juara 2 di ajang balapan dunia, Moto3.

Veda Ega meraih hasil gemilang itu pada seri Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026).

Pembalap asal Yogyakarta itu finish di belakang Maximo Quiles. 

Sementara pembalap tuan rumah, Hakim Danish mengakhiri balapan di posisi keempat.

Meski naik podium sebagai juara 2, Veda Ega mengaku telah melakukan kesalahan saat balapan.

Kesalahan terjadi saat start.

"Di grid start, saya melakukan kesalahan saat bersiap untuk start, sehingga akselerasi awal saya tidak sebaik yang saya harapkan," ungkap Veda Ega dikutip dari Honda Team Asia, Selasa (3/11/2026).

"Setelah itu, saya hanya berusaha tetap fokus karena kondisi lintasan sangat licin, dan saya tahu penting untuk menghindari kesalahan."

"Saya terus bersaing dengan pembalap lain, berusaha mengejar ketertinggalan dari barisan depan dan tetap berada di grup terdepan," lanjut Veda Ega. 

Baca Juga: Hakim Danish Sebut Veda Ega Unggul di Tikungan Moto3 Malaysia: "Belum Takdir Saya"

Baca Juga: MotoGP Tetap Gelar Balapan di Qatar, Ancam Beri Sanksi Pembalap yang Mangkir

Kini, pembalap berusia 17 tahun itu bersiap menghadapi Moto3 Qatar 2026, akhir pekan ini.

Veda Ega optimistis kembali meraih hasil positif.

"Setelah meraih podium (di Malaysia), saya merasa semakin termotivasi untuk balapan berikutnya. Sudah lama sekali sejak terakhir kali saya balapan di Qatar, tetapi saya sangat antusias untuk pergi ke sana dan akan terus berjuang," ucapnya.

Apresiasi terhadap prestasi Veda Ega diberikan oleh Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama.

Hiroshi Aoyama juga gembira karena rekan setim Veda Ega, Zen Mitani akhirnya pecah telur dengan poin pertama musim ini dengan finis di posisi ke-13.

Secara khusus ia memuji Veda Ega.  "Di lap-lap terakhir, dia mendapat kesempatan untuk meningkatkan kecepatan dan melakukan manuver, dan dia berhasil dengan gemilang mengamankan posisi kedua," tutur Aoyama.