WARTABANJAR.COM - Beradu cepat di "rumah" sendiri, pembalap Moto3 Malaysia, Hakim Danish gagal naik ke podium sebagai juara 1, 2 atau 3.

Tragisnya, pembalap Indonesia, Veda Ega yang menjadi rivalnya dari sesama negara Asia Tenggara, berhasil naik podium sebagai juara dua di bawah Maximo Quiles.

Tentu hasil ini sangat mengecewakan bagi pendukung Hakim Danish yang memadati Sirkuit Sepang saat Moto3 Malaysia 2026 berlangsung, Minggu (1/11/2026).

Posisi Veda Ega dan Hakim Danish di Klasemen Moto3 2026 kini juga bertambah jauh.

Veda Ega yang semula di posisi kedelapan naik satu tingkat menggusur Valentin Perrone, dengan 131 poin.

Sementara Hakim Danish yang finish di posisi keempat, tetap di peringkat ke-9 dengan 116 poin. Tertinggal 15 poin dari Veda Ega. 

Baca Juga: Hasil Moto3 Malaysia Finish Posisi 2 Veda Ega Naik Podium Tinggalkan Hakim Danish, Klasemen Naik

Baca Juga: Yamaha Resmi Boikot MotoGP Qatar 2026, Alex Marquez Mundur karena Jalani Operasi

Bila melihat jalannya balapan, memang terlihat sangat kerasnya usaha Hakim Danish untuk bisa mewujudkan harapan warga Malaysia agar dirinya naik podium.

Namun, hasil akhir berkata lain. "Saya mencoba untuk finish di podium, tetapi saya rasa itu mungkin belum takdir saya," katanya dikutip dari Berita Harian, Senin (2/11/2026).

"Saya percaya, Insya Allah, tahun depan saya akan mencoba lagi," ujar pembalap berusia 19 tahun ini.

Hakim Danish mengatakan telah berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik di depan para penggemar, keluarga, dan timnya.

Bahkan, pembalap asal Terengganu itu masih memperjuangkan posisi tiga besar sampai memasuki lap terakhir.

Ia berusaha menyalip Alvaro Carpe. Namun, terlambat saat memasuki tikungan.

"Pada balapan tadi, di tikungan terakhir saya juga mencoba menyalip tetapi terlambat," kaya Hakim Danish. 

Secara khusus, ia juga menyingung hasil yang diperoleh Veda Ega.

Hakim Danish menilai pembalap asal Yogyakarta itu memiliki keunggulan menikung dengan kecepatan tinggi.