Akbar mengingatkan agar peristiwa bencana di Martapura Barat ini, tidak hanya disikapi sebatas penyaluran bantuan atau perbaikan fisik pascabencana semata.

Momentum ini harus dijadikan titik balik, untuk meningkatkan standar kualitas bangunan dan ketahanan lingkungan permukiman di Kabupaten Banjar.

”Pada prinsipnya, manusia tidak dapat mencegah terjadinya puting beliung. Namun, kita dapat mengurangi risiko kerusakan dan korban jiwa, melalui mitigasi konstruksi yang lebih baik serta penataan lingkungan yang tepat,” pungkasnya. (wartabanjar.com)