“Saya berharap Festival Pemuda Menyala tidak hanya ramai selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi awal lahirnya gagasan, karya, dan gerakan nyata bagi kemajuan Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” katanya.

Wabup Gusti Rosyadi juga mengajak generasi muda untuk membangun kebersamaan tanpa menjadikan perbedaan organisasi maupun latar belakang sebagai penghalang.

Melalui Festival Pemuda Menyala 2026, kreativitas, pengembangan usaha, dan kepedulian terhadap persoalan lingkungan diharapkan dapat berjalan beriringan. Tantangannya, berbagai inisiatif tersebut tidak hanya tumbuh selama festival berlangsung, tetapi juga berlanjut dalam kegiatan nyata setelahnya. (wartabanjar.com/*)