Wakil Bupati Tanah Laut Tekankan Pentingnya Integritas serta Inovasi bagi Administrator
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, menutup resmi rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan IV, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026, di Aula BKPSDM Kabupaten Tanah Laut pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Acara yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tanah Laut ini, turut dihadiri Kepala BKPSDM Kabupaten Tanah Laut, Zaki Yamani, serta para pejabat kepala dinas SKPD se-Kabupaten Tanah Laut.
Dalam arahannya di hadapan para peserta pelatihan, Zazuli mengingatkan esensi kepemimpinan bukan sekadar pemenuhan syarat administratif atau formalitas semata.
Pimpinan unit kerja dituntut mampu mengoptimalkan fungsi manajemen, sekaligus mengelola sumber daya yang tersedia secara efektif dan efisien, guna mendongkrak kualitas pelayanan publik.
"Pelatihan ini bukan sekadar pemenuhan persyaratan formal, tetapi merupakan proses untuk membentuk pemimpin yang berintegritas, berdedikasi, dan mampu membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing," ujar Wabup Tanah Laut.
Baca Juga: Momentum Sumpah Pemuda, Pemkab Tanah Laut Apresiasi Pemuda Berprestasi dan Wirausaha Muda
Baca Juga: Pemkab Tala dan Disdag Kalsel Tekan Laju Inflasi, Gelar Pasar Murah di Eks Terminal Pelaihari
Lebih lanjut, Zazuli juga menekankan agar seluruh alumni pelatihan tidak lekas berpuas diri, hanya dengan mengantongi sertifikat kelulusan.
Setiap ilmu, wawasan, serta pengalaman yang didapat selama sesi pelatihan, wajib diimplementasikan langsung ke dalam rutinitas kerja nyata, demi memperbaiki tata kelola birokrasi pemerintahan daerah.
"Oleh karena itu, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini, harus diterapkan dalam pekerjaan nyata. Jangan berhenti pada sertifikat atau laporan kegiatan semata, tetapi wujudkan dalam bentuk perbaikan tata kelola, peningkatan kinerja organisasi, dan kualitas pelayanan publik," ungkapnya.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, Zazuli berpesan agar seluruh peserta mampu bertindak sebagai motor penggerak utama di instansi masing-masing, guna mewujudkan visi pembangunan daerah.