WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Warga di empat desa di wilayah Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, terdampak musibah angin kencang yang merusak puluhan rumah dan fasilitas umum. 

Berdasarkan pendataan sementara, tercatat ada 42 rumah serta sejumlah fasilitas umum yang mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam.

Namun dipastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Menanggapi musibah ini, Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tidak tinggal diam. 

Kasi Logistik BPBD Kabupaten Banjar, Yanrinaldo Bachdie, mengatakan tim reaksi cepat langsung bergerak menyalurkan bantuan logistik darurat ke lokasi kejadian.

”Kemaren sudah kita serahkan bantuan untuk segera didistribusikan kepada para korban di Kantor Kecamatan Martapura Barat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).

Bachdie mengungkapkan, penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Banjar terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

Baca Juga: Peringati Sumpah Pemuda Ke-98, Sekda Banjar Tekankan Pentingnya Karakter dan Nurani Generasi Muda

Baca Juga: "Langsung Der!" Cerita Siti Nafisah Saat Atap Rumahnya Terbang Diterjang Puting Beliung di Martapura Barat

”Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ucapnya.

Terkait bantuan logistik yang disalurkan, Bachdie mengatakan selain menyasar kebutuhan mendesak warga, mulai dari bahan pangan seperti mi instan, air mineral, gula pasir, minyak goreng, kecap, saus, hingga susu kaleng. 

”Ada juga perlengkapan penunjang kenyamanan warga berupa sarung untuk laki-laki dan perempuan, selimut tebal, serta terpal penutup darurat,” paparnya. 

Terkait kerusakan yang ditimbulkan dari musibah ini, Bachdie merincikan kerusakan tersebar di empat desa. Di Desa Sungai Batang Ilir, tercatat delapan rumah dan satu bangunan madrasah terdampak. 

Selain itu, di Desa Penggalaman terjangan angin merusak 10 rumah dan satu bangunan sekolah. 

Sementara di Desa Sungai Rangas Hambuku, tercatat ada empat rumah warga yang mengalami kerusakan fisik pada bangunan mereka.