WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Dua anggota Polsek Bati-Bati, Polres Tanah Laut, sukses meredam potensi konflik sosial, terkait penyelesaian sengketa lahan seluas 700 hektare antara warga dan PT Wiratama, hingga dianugerahi penghargaan oleh Kapolda Kalimantan Selatan di Lapangan Apel Mapolda Kalsel, Rabu (28/10/2026).

Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, kepada Aipda Imam Rohani Najif (Bhabinkamtibmas Desa Ujung Baru) dan Bripka Febrian Anggara (Bhabinkamtibmas Desa Banyu Irang) bersama 19 personel berprestasi lainnya, tepat pada momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut dicapai melalui mediasi humanis dan pendekatan persuasif, atas permasalahan lahan milik masyarakat Desa Pandahan, Liang Anggang, dan Sambangan.

“Penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Polres Tanah Laut, sekaligus motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan.

Keberhasilan dua personel Bhabinkamtibmas tersebut mendapat apresiasi tinggi dari pimpinan, lantaran dinilai sebagai bukti nyata kehadiran aparat kepolisian dalam merawat stabilitas kemitraan dan keamanan daerah.

Baca Juga: Wakil Bupati Tanah Laut Tekankan Pentingnya Integritas serta Inovasi bagi Administrator

Baca Juga: Momentum Sumpah Pemuda, Pemkab Tanah Laut Apresiasi Pemuda Berprestasi dan Wirausaha Muda

“Keberhasilan menyelesaikan permasalahan pertanahan seluas 700 hektare serta mencegah potensi konflik sosial merupakan wujud nyata kehadiran Polri, dalam menjaga stabilitas keamanan dan tertiban masyarakat. Saya berharap prestasi ini menjadi teladan bagi personel lainnya agar senantiasa mengedepankan pendekatan humanis, komunikasi yang baik, serta mengutamakan penyelesaian masalah secara persuasif dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” lanjut Kapolres.
 
Lebih lanjut, Polres Tanah Laut berkomitmen akan terus mendorong seluruh jajaran Bhabinkamtibmas, untuk aktif mempererat sinergi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman, damai, dan kondusif di Tanah Laut. (Wartabanjar.com)