"Langsung Der!" Cerita Siti Nafisah Saat Atap Rumahnya Terbang Diterjang Puting Beliung di Martapura Barat
WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Hujan disertai angin puting beliung mengakibatkan puluhan rumah di Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan mengalami kerusakan.
Salah satu warga Desa Sungai Rangas Hambuku, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Siti Nafisah menceritakan detik-detik saat rumahnya diterjang angin puting beliung pada Senin (26/10/2026) sore.
Ia menuturkan, kejadian bermula saat dirinya mendengar suara dari bagian atap rumah sebelum akhirnya terangkat akibat angin kencang.
”Awalnya berbunyi tek-tek-tek-tek di atap. Pas ulun masuk ke dalam rumah, langsung der! Atap bagian depan terangkat duluan,” kisahnya saat ditemui di kediamannya, Rabu (28/10/2026).
Angin kencang disertai hujan deras dan petir langsung menyapu masuk ke dalam bangunan rumah.
Dalam hitungan detik, Siti mengungkapkan atap seng dari bagian depan hingga belakang terlepas disapu angin.
Baca Juga Diterjang Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di 4 Desa Martapura Barat Banjar Rusak
Baca Juga Satreskrim Polres Tabalong Tangkap Terduga Pencuri Sepeda Motor asal Banjarmasin di Palangka Raya
”Anginnya kencang sekali. Perabotan, TV, kasur, sampai pakaian dalam lemari basah semua terkena air hujan,” ucapnya.
Beruntung, lembaran seng yang beterbangan tidak mengenainya. Namun, Siti mengatakan sapuan angin membuat seluruh isi rumah basah dan sejumlah lemari serta perabot mengalami kerusakan.
”Terhambur isi rumah, dan basah semuanya,” jelasnya.
Rumah yang baru dihuni sekitar satu tahun itu kini tak beratap. Meski nampak isi rumah telah bersih dan beberapa perabotan dan lemari telah ditutupi terpal.
Siti Nafisah terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
”Hari kejadian itu juga langsung beres-beres sambil hujan-hujanan memindahkan barang. Baru hari ini selesai mengelap dan membersihkan lantai,” tambahnya.
Terkait penanganan pascabencana, ia mengaku pihak terkait sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan dan berharap bantuan bisa segera direalisasikan.
”Harapannya semoga ada bantuan untuk memperbaiki atap dan mengganti perabot yang rusak,” pungkasnya. (wartabanjar.com)