WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Kebakaran yang melanda permukiman warga di Blok Pasar Lama RT 04, Desa Muara Uya, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026), menyebabkan 15 rumah terdampak. 

Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan lanjut usia bernama Murniati (80) meninggal dunia, setelah diduga mengalami syok dan pingsan saat menyaksikan rumahnya terbakar.

Korban sempat mendapatkan penanganan medis setelah dibawa ke fasilitas kesehatan di Muara Uya. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 Wita.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 Wita. Api dengan cepat menjalar karena sebagian besar bangunan rumah warga terbuat dari kayu.

Dari 15 rumah yang terdampak, sebanyak 10 rumah diketahui berpenghuni, sedangkan lima lainnya dalam keadaan kosong. Sebagian besar rumah mengalami kerusakan berat.

Kerugian materiil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.50 Wita, setelah petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku melakukan pemadaman.

Baca Juga: Kebakaran di Pasar Muara Uya Tabalong, Warga Panik

Baca Juga: Ada Imbauan Berbahasa Banjar di Masjid Sunan Ampel Surabaya

Polsek Muara Uya bersama petugas pemadam kebakaran dan warga setempat, turut melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas IPTU Heri Siswoyo mengatakan, personel kepolisian melakukan penanganan di lokasi, mendata warga terdampak, serta menyelidiki penyebab kebakaran.

Unit Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Tabalong, juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Untuk memastikan penyebab kebakaran, tim Inafis Polres Tabalong akan mendatangkan tim dari Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Kalimantan Selatan," terang Heri.

Polres Tabalong mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat dengan bangunan yang didominasi material kayu.

Warga juga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala, dan menggunakan sumber api secara aman guna mencegah kejadian serupa.