WARTABANJAR.COM, SURABAYA – Ada pemandangan unik di kawasan Masjid Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur. 

Di tengah ramainya peziarah dari berbagai daerah di Indonesia, terdapat plang imbauan yang menggunakan bahasa Banjar.

Masjid Sunan Ampel yang setiap hari ramai dikunjungi peziarah itu memang memasang sejumlah plang imbauan untuk mengingatkan pengunjung agar menghormati adat istiadat setempat.

Baca juga: Diskominfo Tabalong Ajak Wartawan Kunjungi PWI Jawa Timur, Belajar Tata Kelola Kerja Sama

Baca juga: 3.646 Hektare Sawah Puso akibat Kekeringan, Petani Tanah Laut Beralih Jadi Penambang Emas

Imbauan ditulis dalam beberapa bahasa yakni Arab, Jawa dan Banjar.

Pada imbauan berbahasa Banjar, tertulis kalimat, “Hurmati adat istiadat dairah Ampel”.

Penggunaan bahasa Banjar pada plang itu tentu menjadi perhatian tersendiri bagi peziarah asal Banjar.

Keberadaan tulisan itu diduga berkaitan dengan banyaknya peziarah dari Kalimantan. 

Nurdin, peziarah asal Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengaku bangga melihat bahasa daerahnya digunakan di tempat ini.

“Bangga, bahasa kita dikenal di daerah lain,” ujar Nurdin pada wartabanjar.com, Jumat ( 23/10/2026).

Selain sebagai sarana menyampaikan imbauan kepada peziarah, plang tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberagaman bahasa daerah merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia. (wartabanjar.com)