Disdik HST Seleksi 120 Calon Kepala Sekolah, Perebutkan 60 Kuota Pelatihan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sebanyak 120 peserta mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, bersaing memperebutkan 60 tempat untuk mengikuti tahap pelatihan.
Dari jumlah tersebut, kuota yang disiapkan terdiri atas 50 calon kepala sekolah tingkat sekolah dasar (SD), dan 10 calon kepala sekolah tingkat sekolah menengah pertama (SMP).
Penentuan peserta yang berhak melanjutkan ke tahap berikutnya dilakukan melalui tes substansi, yang digelar Dinas Pendidikan (Disdik) HST bersama Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB), Rabu (21/10/2026).
Tes berlangsung di SMAN 1 Barabai dan SMAN 4 HST. Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi untuk menjaring calon pemimpin sekolah, yang dinilai memiliki kompetensi sesuai kebutuhan satuan pendidikan.
Kepala Disdik HST, Muhammad Anhar, mengatakan calon kepala sekolah harus memiliki kemampuan memimpin dan mengembangkan sekolah, tidak hanya menguasai urusan administratif.
Kompetensi, integritas, serta kemampuan kepemimpinan menjadi aspek penting yang diharapkan dimiliki peserta yang nantinya terpilih.
Baca Juga: Polres HST Gerebek Dua Desa, Tiga Orang Diamankan
Baca Juga: Ratikita.id HST Juara 1 Kalsel Innovation Award 2026, Kembangkan AI Pendeteksi Sampah
Sebelum mengikuti tes substansi, para peserta telah menjalani psikotes dan wawancara di SMPN 1 HST.
Pada tahap awal, tercatat 150 orang mengikuti proses seleksi, kemudian 120 peserta melanjutkan ke tes substansi.
Peserta yang dinyatakan lolos, selanjutnya mengikuti pelatihan di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pertengahan November 2026.
Pelatihan dirancang selama 20 hari, terdiri atas 10 hari pembelajaran daring dan 10 hari secara luring.
Pelaksanaan tes substansi turut dipantau perwakilan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Kemendikdasmen, Kaharjanu Fajar Respati, serta perwakilan BGTK Provinsi Kalimantan Selatan, Edy Masridhan.
Kaharjanu berharap, seluruh peserta dapat mengikuti tes dengan lancar dan mengerjakan setiap tahapan secara maksimal, sehingga seleksi dapat menghasilkan calon kepala sekolah yang berkualitas.