Ketua DPRD Kalsel Apresiasi Bazar UMKM Adaro Spectapreneur 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dr H Supian HK, mengapresiasi inisiatif PT Adaro Indonesia menggelar Bazar UMKM Adaro Spectapreneur 2026 di Lapangan Dr Murjani, Kota Banjarbaru, Rabu (21/10/2026).
Menurut Supian HK, kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk, sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Adaro Indonesia yang menginisiasi kegiatan tersebut, dengan melibatkan pelaku UMKM dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara (HSU), serta Barito Timur, Kalimantan Tengah.
“Syukur alhamdulillah, ini menjadi suatu kebanggaan bagi kami. Mudah-mudahan menjadi bentuk kebersamaan antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, serta pihak swasta,” ujar Supian HK.
Ia berharap dukungan yang diberikan melalui program tersebut, termasuk bantuan permodalan, dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Supian HK menilai, kegiatan itu juga menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga: Adaro Spectapreneur 2026 Libatkan 208 UMKM di Banjarbaru
Baca Juga: Kios Pangan Banjarbaru Resmi Beroperasi, Sediakan Bahan Pokok Terjangkau
“Ini suatu contoh CSR yang bisa menyerap aspirasi masyarakat, khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah,” katanya.
Setelah pembukaan bazar, Supian HK dan perwakilan Pemerintah Provinsi Kalsel juga melakukan kunjungan ke stan UMKM.
Seperti di stan Kabupaten Hulu Sungai Utara, sejumlah produk kerajinan tangan, termasuk tikar purun, dibeli sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal.
Ia berharap Bazar UMKM Adaro Spectapreneur 2026 dapat memperluas pasar produk lokal, meningkatkan daya saing pelaku usaha, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (Wartabanjar.com)