WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut menggalakkan peran strategis perempuan dalam pengolahan sampah rumah tangga dan peningkatan kesadaran kesehatan keluarga di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Senin (19/10/2026).

Langkah edukatif ini diselenggarakan untuk menanggulangi penumpukan limbah rumah tangga sebagai penyumbang sampah terbesar harian, sekaligus memitigasi risiko penyakit reproduksi wanita melalui deteksi dini. 

Kegiatan tersebut dikemas melalui pertemuan rutin yang diisi dengan pelatihan pemilahan sampah, Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta sosialisasi kesehatan organ kewanitaan dan payudara.

Acara yang dipelopori oleh pengurus GOW Kabupaten Tanah Laut ini menghimpun para perwakilan organisasi wanita se-Bumi Tuntung Pandang.

 Inisiatif tersebut hadir sebagai upaya nyata membangun kebiasaan hidup bersih dari unit terkecil masyarakat, yakni keluarga.

Dalam pengelolaan sampah, para peserta dibekali penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Baca Juga Gubernur Kalsel Minta Dana Bantuan Presiden untuk Karhutla Daerah yang Belum Kebagian

Baca Juga Kapolres HST Geram Diabaikan Pemilik Warung Malam, Patroli Temukan Tindak Asusila di Ruang Karaoke

Pemilahan dilakukan sejak dari dapur dengan memisahkan sampah organik dan anorganik.

Sampah organik diarahkan menjadi pupuk kompos pekarangan, sedangkan sampah anorganik seperti plastik dan kertas disetorkan ke bank sampah atau didaur ulang menjadi kerajinan tangan ekonomis.

Ketua GOW Kabupaten Tanah Laut, Hj. Wiwi Zazuli, menegaskan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam mengendalikan limbah domestik dari lingkungan terdekat.

"Kita menyadari betul bahwa rumah tangga adalah unit terkecil masyarakat, namun menjadi salah satu penyumbang volume sampah terbesar setiap harinya. Sebagai ibu rumah tangga sekaligus pemimpin di dalam rumah, wanita memiliki peran sentral dan strategis dalam mengendalikan keberadaan sampah," ujar Hj. Wiwi Zazuli.

Ia menambahkan bahwa komitmen bersama dalam mengelola sampah dari rumah akan membawa dampak langsung pada keasrian daerah.