18 Penyuluh Pertanian Tabalong Terima Motor Operasional Bantuan Tiga Perusahaan
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Sebanyak 18 penyuluh pertanian di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, menerima bantuan sepeda motor operasional dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Adaro Indonesia, PT Buma, dan PT Putra Persada Abadi (PPA).
Bantuan diharapkan dapat meningkatkan mobilitas penyuluh dalam mendampingi petani di lapangan sekaligus mendorong peningkatan produksi pertanian.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani mengatakan, keberadaan kendaraan operasional akan menunjang kinerja penyuluh, terutama dalam menjangkau lahan pertanian yang tersebar di berbagai wilayah.
“Sarana motor ini sangat mendukung mobilitas dan kinerja penyuluh sehingga dapat berdampak pada peningkatan produksi pertanian,” ujar H Fani sapaan akrabnya, Minggu (18/10/2026).
Baca juga: PLN Bantu Mesin Penggiling Padi Listrik untuk 183 Petani di Tabalong, Biaya Diklaim Lebih Hemat
Baca juga: Polda Kalteng Tak Rinci Nama Korporasi, Tetapkan 46 Tersangka Karhutla
Dikatakannya, penguatan sektor pertanian menjadi hal penting bagi Kabupaten Tabalong karena sekitar 60 persen penduduk menggantungkan hidup pada sektor pertanian dalam arti luas.
Ia menilai, peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu kunci untuk menekan angka kemiskinan di daerah tersebut.
“Kalau kesejahteraan petani bisa kita tingkatkan, maka insya Allah kemiskinan di Tabalong akan menurun. Kuncinya di situ,” tegasnya.
H Fani menandaskan, Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen mendukung sektor pertanian dari hulu hingga hilir. Pada sisi hulu, dukungan diberikan melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), bibit, serta normalisasi sungai menggunakan ekskavator amfibi untuk mendukung kegiatan pertanian.
Pemerintah daerah juga menyediakan akses permodalan melalui Kredit Tabalong Semarak (KTS) dengan bunga nol persen.
Sementara di sektor hilir, pemerintah berupaya membantu pemasaran hasil panen dengan membeli beras petani melalui perusahaan daerah (perusda). Dukungan juga dilakukan melalui program zakat tani bagi aparatur sipil negara (ASN).