Bukan Sekadar Terabas, 573 Peserta Jelajah Alam Barabai Ikut Promosikan Wisata HST
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Ratusan pecinta otomotif menjajal jalur petualangan di kawasan Objek Wisata Pagat, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, Sabtu (17/10/2026).
Sebanyak 573 peserta ambil bagian dalam Jelajah Alam Barabai (JAB) Part 9.
Kehadiran mereka tak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi, tetapi juga membuka peluang untuk mengenalkan potensi wisata alam HST kepada masyarakat di luar daerah.
Kegiatan yang melibatkan Barabai Adventure Trail Community (BRATIC) bersama komunitas otomotif tersebut dibuka langsung Bupati HST Samsul Rizal.
Dengan berkumpulnya peserta dari kalangan pecinta otomotif, JAB Part 9 menjadi salah satu cara memperkenalkan destinasi wisata melalui kegiatan komunitas.
Pengalaman peserta selama menjelajahi kawasan Pagat diharapkan turut mendorong ketertarikan orang lain untuk berkunjung ke Bumi Murakata.
Bupati HST Samsul Rizal mengapresiasi panitia pelaksana, BRATIC, sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut
Baca Juga Motor Masuk Kolong Truk Box di Tikungan Pemangkih HST, Begini Kondisi Pengendara
Baca Juga Kapolres HST Gerebek Pondok Diduga Jadi Sarang Narkoba di Mahang Pandawan, 5 Kendaraan Diamankan
“Kegiatan seperti Jelajah Alam Barabai ini bukan hanya menjadi ajang menyalurkan hobi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata alam HST kepada masyarakat luas. Kami berharap kegiatan ini turut mendorong kunjungan wisata dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat,” ujar Samsul Rizal.
Menurutnya, promosi wisata melalui kegiatan komunitas dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas pengenalan destinasi daerah. Pengalaman peserta selama mengikuti petualangan di kawasan Pagat diharapkan turut menarik perhatian masyarakat di luar HST.
Meningkatnya kunjungan wisata juga berpotensi membuka peluang usaha bagi warga sekitar, termasuk bagi pelaku usaha kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pariwisata.
Di sisi lain, keselamatan tetap menjadi hal penting dalam pelaksanaan kegiatan. Peserta diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi arahan panitia, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalur yang dilalui.