8 Tangki Air Dikerahkan untuk Karhutla di Gubernur Syarkawi Kabupaten Banjar
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU, Sebanyak delapan truk tangki dikerahkan ke lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Blok Merah, Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (16/10/2026).
Karakteristik wilayah Blok Merah berbeda dengan kawasan Guntung Damar sehingga membutuhkan strategi tersendiri dalam penyediaan air.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas ESDM Provinsi Kalsel, Endarto.
“Kalau di Guntung Damar, mekanisme sumber daya air masih memungkinkan. Namun, di sini kami harus mencari sumber air sehingga diperlukan tangki-tangki untuk menyuplai kebutuhan pemadaman,” jelasnya, Banjarbaru, Jumat (16/10/2026).
Menurut Endarto, pasokan air diperoleh melalui unit pemadam kebakaran, perusahaan yang terlibat dalam operasi, serta dukungan pihak lain yang membantu penyediaan air, termasuk melalui layanan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK).
Baca Juga Musim Hujan Kalsel Diprediksi Mulai November, Diawali di Banua Enam
Baca Juga Remaja 19 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah di Banjarbaru, Polisi Ungkap Hasil Pemeriksaan
Air tersebut kemudian didistribusikan untuk menunjang kerja tim pemadaman yang bergerak menuju titik api di dalam kawasan.
Selain dukungan kendaraan tangki, upaya memperkuat ketersediaan air juga dilakukan melalui bantuan empat titik sumur bor dari perusahaan Borneo Indobara.
Sumur bor yang berada di sekitar pinggir jalan itu diharapkan dapat menjadi sumber tambahan untuk memenuhi kebutuhan air selama proses pemadaman berlangsung.
Endarto menyampaikan, keberadaan sumur bor tidak hanya bermanfaat dalam kondisi darurat, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan setelah penanganan karhutla selesai, sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Dengan dukungan berbagai sumber air dan koordinasi antarpihak, pemerintah berharap proses pemadaman di Blok Merah dapat berjalan lebih efektif, terutama untuk menjangkau titik api yang berada jauh dari akses jalan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)