WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mendapat sambutan positif dari SMP Negeri 1 Upau. 

Bantuan ini dinilai dapat meringankan beban pengeluaran orangtua siswa, terutama dari keluarga kurang mampu.

Sebanyak 162 siswa SMP Negeri 1 Upau menjadi sasaran program bantuan tersebut setelah memenuhi persyaratan administrasi kependudukan. 

Baca juga: Musim Hujan Kalsel Diprediksi Mulai November, Diawali di Banua Enam

Baca juga: Pesan Suara Ungkap Jasad Bayi dalam Baskom di Batola, sang Ibu Mahasiswi di Banjarmasin

Bantuan yang diberikan berupa dua jenis seragam, yakni seragam putih biru khas SMP dan pakaian seragam yang digunakan setiap Jumat.

Kepala SMP Negeri 1 Upau, Sugeng Prayetno, mengatakan, program seragam gratis sangat membantu siswa dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah. 

Pasalnya, pembelian seragam menjadi salah satu pengeluaran yang harus dipenuhi orangtua ketika anak memasuki jenjang pendidikan.

Dikatakan Sugeng, jumlah siswa di sekolah tersebut sebenarnya mencapai 164 orang. 

Namun, dua siswa belum bisa menerima bantuan karena tercatat memiliki kartu keluarga (KK) di luar Kabupaten Tabalong.

“Jumlah siswa kami sebenarnya 164 siswa. Namun, ada dua siswa SMP Negeri 1 Upau yang tercatat memiliki KK di luar Kabupaten Tabalong, sehingga belum bisa mendapat bantuan seragam gratis. Kami sudah menyarankan untuk pindah domisili,” ungkap Sugeng, pada wartabanjar.com, Jumat (16/10/2026).

Di wilayah sekitar SMP Negeri 1 Upau, lanjut Sugeng, terdapat empat penjahit yang akan mengerjakan pembuatan seragam bagi siswa penerima bantuan.

Sugeng berharap, pada tahun mendatang, penyaluran bantuan seragam gratis dapat dilakukan pada awal tahun ajaran baru. 

Dengan begitu, orangtua tidak perlu terlebih dahulu mengeluarkan biaya untuk membeli seragam sekolah bagi anak-anak mereka.

“Kalau bisa, bantuan seragam gratis ini disalurkan pada awal tahun ajaran. Dengan begitu, orang tua bisa lebih terbantu karena tidak perlu membeli seragam sendiri terlebih dahulu,” ujarnya.