Dinas Perdagangan Tabalong Sebut Harga Elpiji Bersubsidi Turun Jadi Rp31 Ribu, Gula Pasir Naik
WARTABANJAR.COM, TANJUNG – Harga sejumlah bahan pokok dan barang penting di Pasar Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, mengalami perubahan pada Kamis (15/10/2026).
Harga gula pasir dan telur itik tercatat naik, sedangkan elpiji 3 kilogram mengalami penurunan.
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Tabalong, Noviana Eredha, mengatakan harga gula pasir naik dari Rp 19.000 menjadi Rp 19.250 per kilogram.
Baca juga: Polres Tabalong Amankan 43 Motor Berknalpot Brong dalam Enam Hari
Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Laki-laki Tewas dalam Rumah Warga di Tembus Mantuil Banjarmasin
Kenaikan juga terjadi pada telur itik dari Rp 2.900 dan menjadi Rp 3.000 per kilogram.
Sementara itu, harga elpiji bersubsidi turun dari Rp 32.000 menjadi Rp 31.000 per tabung, kendati harga eceran tertinggi (HET) di Tabalong Rp18.500 per tabung.
Di tengah perubahan harga sejumlah komoditas tersebut, harga cabai masih bertahan pada level relatif tinggi.
Cabai rawit hijau tercatat Rp 140.000 per kilogram, disusul cabai rawit merah Rp 130.000 per kilogram dan cabai rawit tiung Rp 100.000 per kilogram.
Harga cabai yang masih tinggi perlu menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan salah satu kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan menyesuaikan pengeluaran dengan kebutuhan. Pemerintah daerah juga diharapkan terus memantau perkembangan harga bahan pokok di pasar guna mengantisipasi lonjakan harga serta menjaga keterjangkauan kebutuhan pangan bagi masyarakat. (wartabanjar.com)