Gerakan Pangan Murah HST Libatkan UMKM, Produk Lokal Dipromosikan hingga Luar Daerah
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Gerakan Pangan Murah dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, menjadi kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.
Kegiatan yang digelar di Lapangan Dwi Warna Barabai, Senin (12/10/2026), itu diselenggarakan dengan melibatkan Dinas Perdagangan HST, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan HST, serta Bulog Cabang Barabai.
Kegiatan tersebut juga diikuti UMKM binaan Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten HST.
Beragam produk khas daerah ditawarkan, mulai dari wadai jabuk, akar pinang, keripik pisang, mie lidi, keripik tempe, kopi, sirup, hingga makanan khas HST lainnya. Produk kerajinan tangan juga turut meramaikan kegiatan tersebut.
Pelaku UMKM, Siska, mengatakan pembinaan yang diterima pelaku usaha tidak hanya berupa kesempatan mengikuti kegiatan promosi, tetapi juga informasi mengenai pengurusan perizinan dan pengembangan produk.
Menurutnya, pelaku UMKM mendapatkan informasi tentang pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, hingga cara mengemas produk agar lebih menarik bagi konsumen.
“Biasanya ada kegiatan setiap satu bulan sekali. Kami mendapat informasi tentang perizinan, cara pengemasan, dan bagaimana produk bisa dipasarkan ke luar daerah. Kemasan yang menarik juga lebih bagus untuk penjualan dibandingkan kemasan biasa,” ujar Siska.
Baca Juga: Kabut Asap HST Makin Tebal, Warga Berharap Kesehatan Tetap Terjaga
Baca Juga: Bupati HST Samsul Rizal Instruksikan Pembersihan Sungai Tersumbat Material Banjir
Ia menilai, pemahaman mengenai perizinan dan pengemasan penting bagi pelaku UMKM, agar produk mereka semakin siap bersaing dan memiliki peluang menjangkau pasar yang lebih luas.
Selain pembinaan, pelaku UMKM juga mendapat kesempatan mengikuti berbagai kegiatan di dalam maupun luar daerah. Kesempatan tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk kepada konsumen baru.
“Setiap ada kegiatan, kami selalu diajak. Biasanya kalau ada acara di luar kota, kami juga diajak supaya produk kami lebih dikenal lagi,” katanya.