Kejurda Pelajar Banjar 2026, Potensi Atlet Muda Dipetakan untuk Pembinaan Lanjutan
Setelah pembinaan dari sisi kebijakan daerah, hasil Kejurda juga akan digunakan untuk melihat lebih rinci potensi atlet yang dimiliki Kabupaten Banjar.
Sementara itu, Kabid Olahraga Disbudporapar Banjar Ahmad Yasser Noor Hafidz mengatakan, kejuaraan tersebut menjadi bagian dari pemetaan sekaligus pembaruan data dasar atlet pelajar.
“Kita ingin melihat potensi atlet pelajar melalui Kejurda ini. Hasilnya nanti menjadi baseline bagi kita untuk menentukan pelatihan dan pembinaan secara berkelanjutan,” jelasnya.
Yasser menegaskan, pemetaan tersebut tidak berarti atlet yang langsung menjadi juara otomatis dikirim mengikuti kejuaraan di tingkat berikutnya.
Masih ada tahapan pelatihan lanjutan untuk melihat perkembangan serta kesiapan atlet sebelum ditentukan untuk mewakili Kabupaten Banjar.
“Jadi pemenang tidak serta-merta langsung kita kirim ke tingkat selanjutnya. Tetap ada proses pelatihan lanjutan,” ungkapnya.
Tahun ini, Kejurda Pelajar mempertandingkan empat cabang olahraga, yakni atletik, bola voli, bola basket dan gulat.
Pertandingan berlangsung di lokasi berbeda sesuai dengan karakteristik masing-masing cabang olahraga.
Dijelaskannya, atletik dipusatkan di Stadion Demang Lehman, gulat di SMP Negeri 4 Martapura, bola basket di Lapangan Basket Albasia Martapura, sedangkan bola voli di Lapangan Demang Lehman.
Rangkaian pertandingan diawali dari cabang atletik yang berlangsung hingga Rabu. Setelah itu, pertandingan dilanjutkan dengan cabang olahraga lainnya.
Untuk pendaftaran peserta, atletik telah ditutup. Sementara pendaftaran gulat, bola basket dan bola voli masih dibuka hingga H-1 pelaksanaan technical meeting (TM).
Hasil dari seluruh rangkaian tersebut nantinya menjadi bahan bagi pemerintah daerah untuk menentukan atlet yang membutuhkan pembinaan lebih lanjut, sekaligus memperbarui peta potensi atlet pelajar di Kabupaten Banjar. (wartabanjar.com/*)