Pakai Sepeda Ontel dan Tas Purun, Warga Banjarmasin Ini Ingin Rawat Sejarah
Ukuran Huruf:
"Jadi ada sejarahnya. Tapi sepeda yang sekarang ini bukan sepeda yang waktu mau lahiran saya itu. Ini beda. Tapi modelnya sama, sama-sama ontel," katanya lagi.
Menurut laki-laki berkacamata ini, hal-hal yang bernuansa tradisional adalah warisan yang harus dijaga.
Arus modernisasi jangan sampai menjadi alasan bagi generasi muda untuk meninggalkan tradisi kearifan lokal. (Wartabanjar.com).