“Ada korban yang bilang pada saat-saat terakhir baru ada alarm. Lebih pastinya kita tunggu hasil pemeriksaan,” katanya.

Menurut Rully, perbedaan keterangan tersebut nantinya akan didalami dalam proses pemeriksaan.

“Kalau memang ada saksi yang menyatakan tidak ada alarm, nanti mungkin kita cari ada saksi yang bisa menerangkan bahwa alarm itu berbunyi,” ujarnya.

Mengenai penyebab kecelakaan, Rully mengatakan berdasarkan keterangan nakhoda, kapal miring karena gelombang tinggi.

Akibatnya, muatan kapal bergeser sehingga kondisi kapal semakin sulit dikendalikan.

“Jadi begitu mau di-balancing sesuai prosedur, sudah nggak bisa lagi karena tertekan dengan muatan,” katanya. (Wartabanjar.com)