“Yang paling diperbaiki di bagian depan, agar lebih banyak bergerak. Kami juga akan mengevaluasi itu supaya lebih tajam lagi saat melawan SMAN 3,” katanya.

SMAN 8 memiliki modal lain melalui Akbar, yang sementara berada di posisi teratas daftar pencetak gol turnamen. Ketajaman penyerang tersebut diharapkan kembali menjadi ancaman bagi pertahanan SMAN 3.

Namun, lawannya juga menunjukkan pertahanan yang sulit ditembus. Baik SMAN 8 maupun SMAN 3 sama-sama hanya kebobolan nihil pada semifinal, dan memastikan kemenangan lewat satu gol.

Kondisi itu membuat efektivitas di depan gawang bisa menjadi pembeda, ketika kedua tim bertemu di final. 

Satu peluang yang berhasil dimanfaatkan, dapat menentukan siapa nanti yang mengangkat trofi Piala Kapolres HST Cup 2026.

SMAN 8 kini datang sebagai penantang, sementara SMAN 3 membawa status juara bertahan. Keduanya sama-sama memiliki modal kemenangan 1-0 dari semifinal dan sama-sama tinggal selangkah lagi untuk memastikan gelar menjadi milik mereka. (wartabanjar.com)