“Semoga gelar juara ini menjadi batu loncatan bagi saya untuk terus berkembang, bisa bersaing di level yang lebih tinggi seperti Kejurnas, serta membawa prestasi yang membanggakan dan menginspirasi anak muda HST,” katanya.

Pelatih Norsyifa, Muhammad Fahrianor atau Coach Rian, mengapresiasi penampilan anak asuhnya. 

Menurutnya, hasil tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang dijalani Norsyifa secara konsisten sebelum mengikuti pertandingan.

Program latihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan stamina, tetapi juga membangun mental bertanding. 

Hal itu dinilai penting, karena Kejurprov Banua Duathlon 2026 menjadi pengalaman perdana Norsyifa di kompetisi tersebut.

Coach Rian menilai Norsyifa mampu menjaga fokus dan menjalankan strategi hingga mencapai garis finis. 

Hasil podium pertama tersebut selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kemampuan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi. (wartabanjar.com)