​Melihat itu, emosi Abu Rohman Kembali terpantik dan kembali mengancam menembak.

Korban tak menghiraukan ancaman tersebut dan tetap keluar rumah.

Abu Rohman yang dalam kondisi emosi lantas mengikuti kangkah mantan istrinya dengan membawa senjata api yang belum diketahui jenis asal muasalnya.

"Senin pagi sekira pukul 06.00 WIB, pelaku membuntuti korban hingga sampai di kawasan Pasar Desa Wiralaga I. Begitu Jarak sudah dekat, pelaku langsung menembak hingga korban tersungkur dan meninggal di tempat," kata AKBP Muhammad Firdus.

Ternyata aksi Abu Rohman itu dilihat langsung oleh anak kandung mereka, W yang diam-diam juga mengikuti kedua orang tuanya.

Melihat ibunya tersungkur bersimbah darah, W langsung berlari mendekat dan menangis histeris.

Ia terus memeluk jenazah ibunya sebelum bisa ditenangkan warga.

"Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun ternyata sudah meninggal dunia di tempat kejadian," ujar AKBP MuhammAd Firdaus. (wartabanjar.com/berbagai sumber)