Perumda Pasar Banjarmasin Bakal Relokasi Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Teluk Dalam
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Banjarmasin bakal menggelar dialog dengan sekitar 18 pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Teluk Dalam.
Dialog atau diskusi tersebut, kabarnya bakal digelar pada Selasa (11/08/2026) di gedung Perumda di Pasar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Kepala Pasar Zona 3 Perumda Pasar Kota Banjarmasin, Ahmad Bagoes, menerangkan bahwa sebagai tindak lanjut atas kebakaran yang melanda belasan lapak di Pasar Teluk Dalam Jumat (07/08/2026), pihak Perumda berkomitmen untuk memperhatikan nasib para pedagang terdampak.
Sejauh ini, ungkap Ahmad Bagoes, Perumda Pasar Banjarmasin telah melakukan pendataan pasca insiden kebakaran.
Berdasarkan pendataan tersebut, kata Ahmad Bagoes, sejumlah 18 lapak terdampak kebakaran dengan tingkat kerusakan akibat kebakaran bervariasi mulai dari 50 hingga 100 persen terbakar.
Saat ditemui Wartabanjar.com di Kantor Perumda Pasar, Ahmad Bagoes menerangkan, tindak lanjut setelah proses pendataan dilakukan ialah melakukan dialog atau diskusi dengan para pedagang terdampak.
Dalam dialog atau diskusi yang akan digelar tersebut, rencananya Perumda Pasar Banjarmasin akan mengusulkan relokasi bagi para pedagang terdampak.
Baca Juga Pemadam Tetap Lakukan Pembasahan, Kebakaran di TPA Basirih Banjarmasin Dikuasai Dalam Tiga Jam
Baca Juga Gunungan Sampah TPA Basirih Banjarmasin Pun Terbakar, Pemadam Semprot Api Pakai Air Lindi
"Akan ada diskusi dengan para pedagang terdampak besok Selasa (11/08/2026)," ungkap Ahmad Bagoes.
"Dari Perumda Pasar mengusulkan relokasi. Para pedagang terdampak nanti akan dipindahkan ke lantai dua agar bisa lanjut berjualan," kata Ahmad Bagoes.
Menurut Ahmad Bagoes, para pedagang terdampak sudah menyampaikan bahwa ingin tetap berjualan di Pasar Teluk Dalam.
Bahkan, ungkap Ahmad Bagoes, para pedagang meminta Perumda segera menjawab keinginan mereka tersebut.
Untuk diketahui, kebakaran Pasar Teluk Dalam, Banjarmasin, Jumat (07/08/2026) disebabkan oleh tabung gas 3 kg yang mendadak meledak.
Tabung gas meledak tersebut berasal dari warung ayam goreng lalapan milik Hermawati. Tidak ada korban jiwa namun belasan lapak beserta barang jualan hangus.(wartabanjar.com).