Kepala Sekolah SDN 1 Angsau, Misdah Rianti, mengungkapkan bahwa pelaksanaan GAMAS sudah diintegrasikan sejak pukul 07.15 Wita, yang dilanjutkan dengan apel pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Alhamdulillah di sekolah kami UPTD SD Negeri 1 Angsau dan TK Budi Mulya ini sudah menerapkan sejak Gemar kemarin. Untuk hari ini Gamas dilakukan dari pukul 07.15 pagi tadi. Dilihat tadi alhamdulillah sudah memahami orang tua bahwasanya keterlibatan ayah pada saat hari pertama sekolah itu penting sebagai bentuk support dan juga kebanggaan dari anak,” jelas Misdah Rianti.
Meski sempat diwarnai kecanggungan karena sebagian ayah merasa kaku saat harus mengikuti apel barisan orang tua di halaman sekolah, pihak sekolah mengapresiasi kemandirian anak-anak yang diantar oleh figur ayah.
Kehadiran ayah terbukti memberikan dampak psikologis yang berbeda pada kesiapan mental anak di sekolah.
“Alhamdulillah ini kan berarti ayah itu malah lebih memberanikan anak untuk mandiri. Kalau ibu yang ngantar, ibunya yang diusir malah susah. Jadi yang susah pulang itu bukan anak sebenarnya, melainkan para orang tua karena orang tuanya mengikuti sampai di depan kelas,” tutur Misdah Rianti menambahkan.
Dampak positif emosional dari program ini dirasakan langsung oleh Makruf Amin, salah satu orang tua murid yang menyempatkan diri mengantar buah hatinya masuk ke kelas 1A di sekolah tersebut.
Kedekatan lokasi sekolah dengan tempat kerjanya, membuat program ini terasa sangat akomodatif bagi pekerja.







