WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Seorang pekerja kebersihan dilaporkan meninggal dunia di Jalan Brigjen H Hasan Basri, Kayu Tangi, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (30/6/2026) dini hari.
Kecelakaan terjadi diduga korban tabrak lari dari sebuah mobil saat melaksakan tugasnya menyapu jalan.
Kejadian terjadi di sebelum Jembatan Sei Alalak (Jembatan Basit) arah menuju Kabupaten Barito Kuala.
Informasi dihimpun, korban diduga ditabrak oleh sebuah mobil yang melaju ke arah Jembatan Sei Alalak.
Korban ditemukan dalam kondisi terkapar di badan jalan dengan mengalami luka serius.
Baca Juga Profil Dr Rusmansyah, Bakal Calon Rektor Pesaing Prof Ahmad, Dr Iwan dan Prof Muthia di Pilrek ULM
Baca Juga Penyelidikan Dugaan Pelecehan di Instansi Vertikal Tanah Laut, Polisi Masih Periksa Sejumlah Saksi
Setelah dievakuasi relawan, korban dilaporkan meninggal dunia dan jenazahnya dievakuasi ke kamar jenazah RSUD UIin Banjarmasin.
Petugas kebersihan di Banjarmasin atau dikenal “pasukan kuning” berada di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.
Mereka bertanggung jawab menjaga kebersihan fasilitas publik, menyapu jalanan, serta mengelola sampah kota.
Petugas kebersihan, di Kota Banjarmasin diperkirakan mencapai 2.196 orang.
Mereka bekerja dengan status kerja menjadi pekerja harian lepas. Kebijakan ini membuat para pekerja tidak mendapatkan fasilitas seperti pekerja lainnya.
Seperti Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama DPRD setempat menyepakati pemberian insentif khusus menjelang hari raya. (Wartabanjar.com/atoe)







