Turnamen Tenis Kapolres HST Cup 2026 Bangkitkan Kembali Olahraga Tenis di HST Setelah Vakum 15 Tahun
WARTABANJAR.COM, BARABAI– Olahraga tenis lapangan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kembali menunjukkan geliatnya.
Setelah lebih dari 15 tahun tidak menggelar turnamen, kompetisi tenis akhirnya kembali hadir melalui Turnamen Tenis Kapolres HST Cup Menyala 2026 yang resmi dibuka di Lapangan Tenis Murakata Barabai, Jumat (26/6/2026).
Antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga ini ternyata masih sangat tinggi.
Sebanyak 94 peserta dari kategori ganda putra dan ganda putri ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung hingga Minggu (28/6/2026) tersebut.
Turnamen ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga tenis di Bumi Murakata setelah vakum cukup lama dari penyelenggaraan kompetisi resmi.
Ketua Panitia Pelaksana, Iptu Tony Suprianto, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga sarana untuk kembali membangun pembinaan atlet tenis di daerah.
“Turnamen ini bertujuan meningkatkan minat dan bakat olahraga tenis lapangan, menumbuhkan sportivitas dan fair play, serta memotivasi atlet-atlet pemula agar mampu meraih prestasi,” ujarnya.
Dari total peserta yang mengikuti kompetisi, sebanyak 35 pasangan ganda putra atau 70 atlet dan 12 pasangan ganda putri atau 24 atlet akan bersaing memperebutkan gelar juara.
Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp19 juta berupa uang pembinaan, trofi, dan piagam penghargaan bagi para juara pertama hingga juara keempat di masing-masing kategori.
BACA JUGA: Penuh Drama Adu Penalti, Polres Balangan Sukses Juarai Kapolres HST Cup 2026
BACA JUGA: Final Sengit, Tim Gabungan Bag Raih Juara Turnamen Bola Voli Kapolres HST Cup 2026
Kapolres Hulu Sungai Tengah, AKBP Jupri JHP Tampubolon, mengatakan olahraga merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai cabang olahraga yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi ruang kebersamaan sekaligus pembinaan generasi muda.
“Olahraga yes, narkoba no. Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama,” tegasnya.