Kemenhaj Kalsel Laporkan 2.510 Jemaah Haji 2026 Debarkasi Banjarmasin Telah Tiba di Banua
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan (Kemenhaj Kalsel) melaporkan jumlah jemaah haji 2026 debarkasi Banjarmasin yang telah tiba di Banua adalah 2.510 orang.
Data ini per Sabtu (13/6/2026) seiring dengan tibanya 357 orang jemaah dan petugas haji 2026 asal Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Sukamara, Gunung Mas dan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 07 di Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 03.04 WITA.
Seluruh proses kedatangan berlangsung lancar dengan pengawalan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Banjarmasin.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Selatan selaku Ketua PPIH Debarkasi Banjarmasin, Dr. H. Eddy Khairani, menjelaskan bahwa dari total 358 jemaah dan petugas saat keberangkatan, terdapat satu jemaah yang belum dapat kembali bersama kloternya karena masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
"Jemaah itu bernama Fatmawati Takrasau (58) saat ini masih menjalani perawatan intensif di ruang CCU Rumah Sakit Jiwar Medical Hospital Makkah. Kami terus memantau perkembangan kondisi beliau dan berharap agar segera diberikan kesembuhan serta dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Tanah Air," ujar Eddy Khairani, dikutip dari laman Kemenhaj Kalsel, Minggu (14/6/2026).
Ia menambahkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah RI melalui petugas haji akan terus memberikan pendampingan kepada jemaah yang masih menjalani perawatan.
Sesuai prosedur yang berlaku, apabila kondisi kesehatan jemaah telah dinyatakan membaik dan layak terbang oleh tim medis, maka yang bersangkutan akan dipulangkan ke Indonesia melalui kelompok terbang berikutnya yang masih memiliki jadwal kepulangan.
"Seluruh jemaah yang masih dirawat mendapatkan perhatian dan pelayanan yang optimal. Petugas kesehatan serta petugas perlindungan jemaah terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan Kementerian Haji Arab Saudi agar proses pemulangan nantinya dapat berjalan dengan baik setelah jamaah dinyatakan sembuh," katanya.